
jpnn.com, JAKARTA - Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Indra Jafar mengatakan pihaknya telah mendapatkan hasil autopsi dan cek laboratorium miras oplosan, yang menewaskan delapan warga Jagakarsa.
Menurut Indra, miras itu terdapat kandungan metanol atau bahan kimia tambahan untuk bahan bakar.
"Hasilnya positif mengandung metanol, itu yang memang mematikan pada tubuh si korban. Ada juga etanol, tapi itu hanya memabukan,” kata dia Selasa (10/4).
Indra menuturkan, akibat metanol itulah fungsi paru-paru dan pernafasan korban terganggu, bahkan yang paling parah menyebabkan tak berfungsi.
Sehingga menyebabkan kematian delapan warga Jagakarsa yang menenggak miras oplosan.
Indra menambahkan, kini pihaknya masih mendata lagi kemungkinan ada korban lain yang meninggal dunia akibat miras oplosan itu maupun yang masih dirawat di rumah sakit.
Sebelumnya ada delapan warga yang tewas karena menenggak miras oplosan. Selain di Jakarta Selatan, warga di Jakarta Timur, Bekasi dan Depok juga ada yang tewas akibat miras oplosan ini. (mg1/jpnn)

Selasa, 10 April 2018
Kaus #2019GantiPresiden Laris, Pedagang: Ini Bisnis Berkah
Selasa, 10 April 2018
Persija vs Johor Darul Takzim: Simic dan Rezaldi Pasti Main
Selasa, 10 April 2018
APBN Pagu Indikatif RAPBN 2019 Presiden Jokowi
Selasa, 10 April 2018
Zumi Zola Ditahan KPK, Senyum Tipis di Wajah Lelah
Senin, 09 April 2018
Berita Terbaru Imbas Kecelakaan Kereta Api Sancaka di Ngawi
Senin, 09 April 2018
KPK Resmi Tetapkan 18 Anggota DPRD Malang sebagai Tersangka
Senin, 09 April 2018
Galang Kemajuan Jokowi Dukung Penuh Siapapun yang jadi Wakil Presiden
Senin, 09 April 2018
Tuh, Pak Jokowi Sindir Soal Isu 2030 Indonesia Bubar
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Miras Oplosan Mematikan di Jaksel Mengandung Metanol"
Post a Comment