
jpnn.com, JAKARTA - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bali menginginkan pembangunan Bandara Bali Utara berada di laut.
Menurut Sekretaris Komisi III DPRD Bali, I Ketut Kariyasa Adhyana, pembangunan Bandara Bali Utara seharusnya berada di laut mengingat dampak sosialnya yang lebih kecil dibandingkan di darat.
Dia menegaskan Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dan Gubernur Bali Made Mangku Pastika juga pembangunan bandara itu dilakukan di laut.
Menurut Ketut Kariyasa, kalau pembangunan di darat tentunya harus dilakukan pembebasan lahan. Belum lagi beberapa Pura, termasuk mengganti lahan produktif.
“Tentunya kalau di laut tidak dilakukan pembebasan lahan,” katanya usai mendatangi kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman di Jakarta, Kamis (12/4).
Lebih lanjut, Ketut meminta supaya pembangunan bandara itu cepat dipastikan. Apalagi sebelumnya sudah ada kajian, dan tinggal penentuan lokasi saja.
Dia berharap jangan lagi ada pernyataan-pernyataan yang lain dari pemerintah pusat terkait pembangunan Bandara Bali Utara. Sebab, hal itu akan berdampak sosial bagi masyarakat setempat.
Ketua DPRD Bali I Nyoman Adi Wiryatama kedatangannya ke Kemenko Kamaritiman tidak lain adalah karena pengin mendapatkan kepastian karena bandara itu sudah menjadi harapan masyarakat Bali sejak 2004.

Kamis, 12 April 2018
Mengucap Bismillah, Prabowo Nyatakan Siap Jadi Capres 2019
Kamis, 12 April 2018
Sedikit Curhat, Ini Single Tata Janeeta untuk Pelakor
Kamis, 12 April 2018
Nostalgia Dengan Lagu 90an dalam Konser Kahitna
Kamis, 12 April 2018
Sandiaga Uno resmi lantik Pengurus Lembaga Kebudayaan Betawi
Kamis, 12 April 2018
PKPI Lolos Jadi Peserta Pemilu 2019, Hendropriyono Sujud Syukur
Kamis, 12 April 2018
Sarita Abdul Mukti Ikhlas Suami Memilih Jennifer Dunn
Kamis, 12 April 2018
Liga Champions: Chiellini Tuding Real Madrid Sogok Wasit
Rabu, 11 April 2018
Si Cantik Sarah Brillian Berhasil Negosiasi dengan Pak Bos
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Pembangunan Bandara Bali Utara Seharusnya Berada di Laut"
Post a Comment